Keliling Bandung dengan Bandros

Berkeliling kota Bandung menggunakan bus tingkat dengan desain yang futuristik ini menjadi salah satu hal yang paling diinginkan para wisatawan yang datang ke kota bandung.

dsc_31012015bandros-bandung
Foto diambil dari sini

Dengan Bandros ini, anda akan diajak berkeliling Bandung, mulai dari Alun-alun, Banceuy, Braga, Lembong, Sunda, Banda, Diponegoro, Dago, Merdeka, Tamblong, Asia Afrika, Otistia, Kepatihan, dan kembali lagi ke Alun-alun.

Lantas, apa saja yang bisa dilihat dari rute perjalanan Bandros ini?

1. Alun-alun
Alun-alun adalah titik keberangkatan Bandros, serta titik perhentian terakhir armada jalan-jalan ini. Disini, anda bisa melihat Masjid Raya Bandung, atau yang sering disebut Masjid Agung. Tak hanya arsitektur megah yang membuat anda betah, tapi juga halaman dengan rumput sintetis yang bisa anda gunakan untuk foto-foto narsis 😀

masjid2braya2bbandung
Foto diambil dari sini

2. Banceuy
Di jalan Banceuy, anda akan menemukan masjid etnis tionghoa, bernama Masjid Al-Imtizaj. Dalam bahasa tionghoa ronghe, Al-Imtizaj berarti pembauran.

img_2839
Foto diambil dari sini

Karena arsitekturnya khas tionghoa, tak jarang masjid ini menyita perhatian siapapun yang melintasinya. Dinding di bagian dalam masjid juga masih mempertahankan budaya Tionghoa meski tulisannya adalah kalimat syahadat. Dan, siapapun tentu bisa melakukan ibadah shalat disini, bukan hanya untuk muslim keturunan tionghoa saja 🙂

Selain Masjid Al-Imtizaj, di jalan Banceuy juga ada penjara Banceuy. Inilah penjara tempat Bung Karno diasingkan di Bandung. Di penjara inilah, Bung Karno menyusun pidato pembelaan yang dkenal dengan Indonesia Menggugat.

penjara-banceuy-kota-bandung
Foto diambil dari sini

3. Braga
Banyak hal yang bisa anda temui di jalan Braga. Mulai dari Gedung Merdeka, pertokoan, dan yang pasti, arsitektur di Jalan Braga ini akan membuat anda merasa kembali ke tahun 1920-an.

braga
Foto diambil dari sini

4. Diponegoro
Jika anda melihat tayangan televisi yang lokasinya di Bandung, Jalan Diponegoro biasa menjadi pembuka tayangan itu. Ya, karena di Jalan Diponegoro ada bangunan ikonik kota Bandung, Gedung Sate. Sementara itu di sebrangnya, ada lapangan Gasibu yang kini semakin cantik dengan tampilan barunya.

58f60-gedungsate
Foto diambil dari sini

5. Dago
Jalan Ir H Djuanda, atau yang lebih dikenal Dago adalah salah satu ikon kota Bandung. Banyak hal menarik yang bisa dinikmati disini, baik siang ataupun malam. Seperti wisata belanja, hingga wisata kuliner. Khusus di malam minggu, anda akan menjumpai pengamen dadakan dengan jumlah yang banyak, biasanya mahasiswa/mahasiswi.

jalan-dago
Foto diambil dari sini

6. Asia Afrika
Inilah jalan paling tua dan bersejarah dalam pembentukan kota Bandung. Disini pula tempat berlangsungnya konferensi asia afrika. Setelah peringatan ke-60 konferensi asia afrika, jalan ini semakin cantik dengan kursi-kursi taman, pot bunga, bola dunia, dan lampu-lampu di sepanjang trotoar.

c9a3dadeb15371ec1d57a8c5cd192888-1024x682
Foto diambil dari sini

Untuk berwisata menelusuri jalanan Bandung tersebut, anda bisa langsung menghubungi 022-7213805 atau 087736081998, atau langsung datangi kantornya di Jl. Indramayu no 66 Antapani.

Selamat berlibur!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s